Sepanjang bulan april ini, Microsoft terus melakukan pembaruan besar pada windows 11 dengan arah yang memastikan peningkatan user experience (UX) melalui perbaikan performa, kontrol pengguna, dan penyederhanaan fitur.
Dalam update terbaru, Microsoft tidak lagi fokus pada penambahan fitur besar, melainkan pada penyempurnaan pengalaman sehari-hari. Pembaruan yang diuji melalui program Insider menunjukkan peningkatan pada interaksi UI, seperti penambahan haptic feedback, kontrol touchpad yang lebih fleksibel, serta indikator keamanan yang lebih jelas di sistem.
Salah satu perubahan paling terasa adalah pada sistem update. Kini, pengguna tidak lagi dipaksa melakukan update saat pertama kali setup Windows. Sebelumnya, proses ini bisa memakan waktu hingga 30 menit.
Pendekatan ini secara langsung menjawab keluhan lama pengguna soal update yang mengganggu aktivitas.
Microsoft juga fokus meningkatkan performa inti sistem, terutama pada komponen yang sering digunakan seperti File Explorer dan Settings.
Setelah banyak kritik dari pengguna, Microsoft mulai mengembalikan fitur yang sebelumnya dihapus. Salah satunya adalah opsi kustomisasi taskbar dan perbaikan Start Menu.
Menariknya, Microsoft juga mulai mengurangi pendekatan “AI di mana-mana”.
Alih-alih memaksa pengguna menggunakan fitur seperti Copilot, kini AI hanya akan diterapkan jika benar-benar berguna.
Singkatnya, Microsoft sedang melakukan upaya untuk memperbaiki windows 11.
Via-Ekaru





