Intel resmi memperkenalkan prosesor terbaru mereka, Intel Core Series 3, pada April 2026 dengan fokus utama membawa kemampuan kecerdasan buatan (AI) ke laptop dengan harga lebih terjangkau. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Intel untuk memperluas akses teknologi AI ke lebih banyak pengguna, termasuk pelajar, pekerja kantoran, hingga usaha kecil.
Berbeda dari lini premium seperti Core Ultra, seri ini dirancang khusus untuk segmen laptop murah tanpa menghilangkan fitur AI. Prosesor ini tetap dibekali Neural Processing Unit (NPU) yang memungkinkan berbagai tugas AI berjalan langsung di perangkat, tanpa harus bergantung pada cloud.
Salah satu perubahan terbesar adalah kemampuan AI yang sebelumnya hanya tersedia di laptop mahal, kini mulai masuk ke perangkat entry-level. Dengan dukungan hingga puluhan TOPS (trillions of operations per second), laptop berbasis Core Series 3 dapat menjalankan fitur seperti:
- asisten AI lokal
- pengolahan gambar dan video berbasis AI
- peningkatan kualitas video call
- fitur produktivitas otomatis
Teknologi ini membuat laptop murah tidak lagi sekadar untuk tugas ringan, tetapi juga mampu menangani beban kerja modern berbasis AI.
Tetap Hemat, Tetap Cerdas
Untuk menekan harga, Intel memangkas beberapa spesifikasi dibanding seri Ultra, seperti jumlah core CPU, performa grafis, dan fitur tambahan. Namun, arsitektur tetap menggunakan teknologi terbaru Intel 18A, sehingga efisiensi daya dan performa tetap meningkat signifikan dibanding laptop lama.
Intel mengklaim peningkatan performa hingga:
- 47% lebih cepat untuk single-thread
- 41% lebih cepat untuk multi-thread
- hingga 2,8× peningkatan performa AI grafis dibanding generasi lama
Core Series 3 secara jelas menyasar pengguna dengan budget terbatas. Laptop dengan prosesor ini diposisikan sebagai pilihan upgrade dari perangkat lama, terutama bagi pengguna yang masih memakai laptop berusia 4–5 tahun.
Selain itu, produsen seperti Acer, ASUS, HP, dan Lenovo sudah mulai menyiapkan berbagai model laptop dengan prosesor ini, yang akan tersedia sepanjang 2026 di berbagai pasar global.
Via-Windowscentral




